Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat menyambut baik permohonan dukungan dari Dubes Azerbaijan yang akan mencalonkan salah satu tokoh terkemuka Azerbaijan untuk maju sebagai kandidat pimpinan puncak di struktur kepengurusan Inter-Parliamentary Union (IPU). Adapun kandidasi tersebut dijadwalkan berlangsung di Sidang Umum pada 5 hingga 9 Oktober mendatang. 

Menindaklanjuti permohonan Dubes Azerbaijan, Syahrul menyatakan BKSAP DPR RI menyatakan akan mendiskusikannya lebih lanjut di tingkat Pimpinan DPR RI  khususnya bersama Ketua DPR RI Puan Maharani yang direncanakan juga akan menghadiri secara langsung forum internasional IPU tersebut.

“Kita sampaikan tadi ya, kita menyambut baik dan kita ajukan coba diskusikan lebih dalam terutama dengan Ibu Puan yang Insya Allah juga akan hadir nanti di forum IPU tersebut,” ujar Syahrul saat wawancara dengan oetoesan.com usai menerima courtesy call Dubes Azerbaijan di Ruang Pimpinan BKSAP, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Selain memperkuat diplomasi parlemen, pertemuan juga membahas peluang kerja sama strategis di sektor ekonomi dan energi. Syahrul menyampaikan, sebelumnya delegasi BKSAP sempat melakukan kunjungan kerja dan berdiskusi langsung dengan Pemerintah serta Parlemen Azerbaijan dalam forum PUIC untuk mengkaji secara mendalam alternatif pasokan minyak bagi Indonesia.

Mengingat Azerbaijan merupakan salah satu negara produsen minyak dan gas terkemuka di kawasan Kaukasus, Syahrul menerangkan BKSAP akan mengkaji kemungkinan diversifikasi pasokan energi di luar negara-negara teluk yang selama ini menjadi mitra pasokan konvensional. 

“Karena Azerbaijan ini juga adalah termasuk negara produsen minyak dan gas. Nah, ini sedang dikaji alternatif yang selama ini mungkin kita suplai dari negara-negara teluk, ada kemungkinan bisa enggak kira-kira kita menyuplai disuplai oleh Azerbaijan?,” terang Syahrul.

Kendati demikian, Legislator Fraksi PKS ini menegaskan kajian tersebut akan tetap berjalan seiring dengan komitmen nasional Indonesia sebagaimana amanat dari Presiden Prabowo dalam mengoptimalkan kemandirian energi domestik.

“Meskipun, ya kita alhamdulillah sekarang kan mendukung semangat perjuangan dari Pak Prabowo untuk kita harus menyuplai, kita menggunakan potensi alam kita yaitu melalui B50 ya tentunya. Nah, itu salah satu diskusi,” pungkas Syahrul.

Turut hadir dalam courtesy call tersebut yaitu Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga. Adapun kunjungan kehormatan Dubes Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Abil Rzayev itu didampingi oleh Second Secretary of Embassy of Republic of Azerbaijan to the Republic Indonesia Mr. Musa Jafarov. 

Comments are closed.

Exit mobile version